Home BERITA Munas dan Konbes Dianggap Gagal, PBNU Angkat Bicara

Munas dan Konbes Dianggap Gagal, PBNU Angkat Bicara

18
0
Wakil-Ketua-Panitia-Munas-Alim-Ulama-Konbes-NU-Wakil-Robikin-Emhas-Foto-Sulaiman-Nusantaranews

Wakil-Ketua-Panitia-Munas-Alim-Ulama-Konbes-NU-Wakil-Robikin-Emhas-Foto-Sulaiman-NusantaranewsNUlomboktengah.or.id | Komentar TGB Zaenul Majdi saat bertemu Tokoh Tokoh NU dipendopo soal Munas yang di anggap gagal, membuat sejumlah warga Nahdliyyin buka bicara.

Baca Juga : Klarifikasi Datok Ma’rif Terkait Pertemuannya dengan TGB

 

Sekretaris Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor NTB, Irvan Wahid mengatakan, pernyataan TGB itu tidak berdasar dan kemungkinan sedang bikin Fiksi.

Dikatakan Irvan, kapasitas TGB sebagai Gubernur sangat tidak pantas mengatakan Munas dan Konbes NU di NTB gagal. Sebab, TGB bukan panitia atau pihak yang terlibat dalam acara tersebut.

“Apa maksudnya ini, darimana dia tau acara sukses atau gagal? Jangan-jangan TGB ikut-ikutan bikin Fiksi” Tegas Irvan.

Ia melanjutkan, pernyataan ini sangat menyakiti perasaan Nahdliyyin di NTB dan TGB samasekali tak menghargai jerih payah panitia pusat dan daerah bekerja siang malam untuk kesuksesan acara ini.

Selain Irvan, Ketua GP Ansor Lombok Tengah Wahyu Satriadi juga mengatakan, pernyataan TGB itu sangat ngawur dan terkesan tendensius. Menurutnya, hadirnya para kiai Khos dan Presiden Jokowi ke arena Munas adalah salah satu bukti suksesnya pelaksanaan acara itu.

“Harusnya sebelum bikin pernyataan begitu, TGB Tabayyun dulu ke Panitia dan Pengurus NU. Ini akan merugikan dia sendiri secara politik” Tandas Wahyu.

Sementara itu, Ketua Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) NTB Samsul Hadi menolak tegas pernyataan TGB itu.

“Darimana TGB berkesimpulan gagal, selama pelaksanaan Munas dan Konbes saya mendampingi banyak tamu dan testimoni mereka sangat memuaskan” Ungkap Samsul Hadi.

Diduga Alasan Mengalihkan Kegiatan MUI

Irvan Wahid dan Samsul Hadi menduga, motif pernyataan TGB itu politis. Mereka menduga, pernyataan ini hanya dalih TGB atas gagalnya kegiatan Ijtima’ Ulama Komisi Majelis Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang seharusnya dilaksanakan di NTB pada 12-15 April bulan ini.

“Saya dapat info, awalnya MUI sudah memutuskan kegiatan besar ini akan dilaksanakan di Lombok Tengah, tapi TGB tak setuju dengan alasan tempat pelaksanaan acaranya gelap sehingga minta acara itu dialihkan ke Pancor tapi MUI tidak mau” Kata Samsul.

Hal ini disayangkan Irvan sebab, kata dia, jauh-jauh hari Pemerintah Lombok Tengah sudah menyatakan dirinya seratus persen siap melayani para ulama yang akan datang tersebut.

“Coba cek berita Online, Pemda Loteng sudah nyatakan diri siap sejak bulan Januari, keputusan di MUI Pusat juga sudah finah, tapi tiba-tiba digagalkan oleh TGB, ini ada apa?” Kata Irvan.

PBNU Juga Angkat Bicara

Dimintai komentarnya melalui Whatsapp pada Jum’at (13/4) hari ini, Ketua PBNU KH. Robikin Emhas, SH. M.H yang sekaligus wakil ketua panitia Munas dan Konbes NU 2017 mengomentari dingin. Ia geli mendengar komentar seperti itu. Padahal, dari pihak PBNU dan berbagai pihak mengapresiasi pelaksanaan kegiatan nasional yang langsung dibuka Presiden Jokowi itu.

“Hehe, ini pertama kali saya mendengar ada yg mengatakan Munas dan Konbes NU gagal. Sebelumnya semua pihak, termasuk jajaran stuktural NU mengatakan Munas dan Konbes ini sangat sukses” Kata Robikin.

Apresiasi kesuksesan Munas dan Kombes yang dilaksanakan di Lombok ini tambahnya,  tidak hanya dari segi penyelenggaran saja, tetapi juga sukses dalam pengarusutamaan beberapa gagasan besar untuk kepentingan bangsa, negara dan Agama.

“Munas dan Konbes itu dinilai sangat sukses dalam pengarusutamaan gagasan-gagasan keislaman dan kebangsaan baik melalui Bahtsul Masa’il maupun rekomendasi-rekomendasi” Tambahnya.

Munas dan Kongres NU yang dilaksanakan 24 sampai 26 November 2017 tersebut, menghasilkan rekomendasi-rekomendasi penting dibidang ekonomi dan kesejahteraan, penanggulangan radikalisme, sosial dan kesehatan, pendidikan, politik dalam negeri dan internasional, dan perdamaian timur tengah.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here